Page 1 / 1
Nukilan Martabat 7
03/20/2011 10:17 pm

Junior Member


Regist.: 03/20/2011
Topics: 4
Posts: 6
OFFLINE
Awal Bismillah kata dibuka
Akhiran Selawat dan Salam pada KekasihNya, kekasih ku jua
Tunduk insan pada Pencipta Yang Maha Esa
bukan mendongak, bukan mendabik dada
kerna kita tiada apa
kerna kita lemah belaka
tiada daya upaya melainkan atas perintahNya.

Amarah tingkat pertama
bukan bermakna yang lebih mulia
pada hati yang tidak bermata
pada insan yang nampak tapi buta
condong perdu pohon iman tidak bermaya
selangkah terjerumus ke girang neraka
Awas, syaitan itu tak kenal leka.

Lawwamah masih lemah
nafsu diikat pada tingkat yang paling rendah
sesekali menjenguk si Amarah
rabun hati menolak salam yang penuh darah
terang di ufuk hendak dicapai tanpa arah
Ya Allah; tangan ditadah
Mohon bantuan ke tangga Mulhamah

Aqli, Qauli, Qalbi, Fi'li
terdetik dek akal, haqqul yakin lafaz dizahir,
tertasdiq di hati, TAHQIQ, terbit af'al merajai,
rosak terbalik istana iblis di jantung hati, Mulhamah meniti
akal iman diberi memerintah nafsu nurani
sungguhpun begitu tabah menanti
dugaan datang cuba mematahi
hakikat hidup dan juga mati, sering ditanya silih berganti

Mutmainah tangga ke empat
sedikit berlajar banyak yang dapat
hidup mukmin tidak merempat
rayau roh ke serata peringkat
Allah Azzawajalla kenal hampir rapat
musibah datang tidak mudharat
kenal diri di dunia fana', berbahagia berlipat

Ilmu dibekal, ilmu disebar
berkat usaha hati berani yang sabar
Radhiah dijangkau bak umpama jala yang lebar
Tawaduk mukmin pada Zuq yang dasar
dunia fana' seraya tidak disedar
bagai terbang bersayap, bertebar
wajah mengadap pada Kekasih, AllahuAkbar

Kun kata Allah, fayakun kata Mohd, rabbukum kata Jibrail
Mardiah digantung pada hati yang tidak berkail
Nikmatnya hidup walaupun kemarau tidak berair
Hijab dibuka pada dunia yang hilir
Kenal mengenal tiada berdalil
Pada bathin mahupun pada zahir
Rindu dendam pada Mu Ya Allah RabulJalil

1) Kamaliah di tangga yang amat mulia
tempat duduknya para aulia
Insan Kamil menjadi empunya
Tergenang airmata tandanya bahagia
dalam nikmat perjalanan tiada domba
Cinta sejati lekat setia
Asma' AllahuRabbi pada kita

2) sungguhpun kepalang nikmat tidak berkolam
tidaklah perlu kita kekal bermalam
Balik kita pada Mutmainah jangan tenggelam
Akhirat dijunjung dunia diselam
janganlah ditinggal dalam kelam
Syurga kelak memberi salam
Hidup bahagia di Darussalam.


err...........kita ni kat mana yer..???
Quote   
03/20/2011 10:26 pm

NEWBIE


Regist.: 03/20/2011
Topics: 0
Posts: 2
OFFLINE
adoi...pening palo nk memahamkan, bro sila beri tunjuk ajar...
Quote   
03/22/2011 5:16 am

Moderator
Administrator
Forum Addict


Regist.: 03/03/2011
Topics: 40
Posts: 10
OFFLINE

Originally Posted by Raznizal Razeman:
adoi...pening palo nk memahamkan, bro sila beri tunjuk ajar...



Hehe..member pening palo..mintak tuan tanah tolong bagi penjelasan/huraian..
................
“Beribadahlah kamu seakan-akan kamu melihat Allah. Jika kamu tidak sampai kepada upaya itu, maka sekurang-kurangnya rasakanlah yang Allah itu melihat kamu” (HR: Bukhari & Muslim)

:: blogger @ http://al-ehsaniah.blogspot.com ::
Quote   
Page 1 / 1
Login with Facebook to post
Preview