 NEWBIE

Regist.: 03/08/2011 Topics: 0 Posts: 1
 OFFLINE | Originally Posted by Ibadur Rahman: Post ini telah dibuat oleh saudara Khairol Saiful di group FBM.
Pada zaman dahulu ada seorang raja yang mempunyai seorang ahli sihir yang handal,ketika dirasa umurnya telah lanjut,maka berkatalah ahli sihir itu kepada raja: " kini aku telah lanjut usiaku,kerana itu kirimkanlah kepadaku seorang pemuda yang dapat mempelajari ilmu sihir agar dapat menggantikan kedudukanku di sisimu nanti setelah aku meninggal dunia."
Mendengar anjuran dari ahli sihir ,sang raja kemudian memilih seorang pemuda untuk belajar ilmu sihir kepada ahli sihir yang telah lanjut usia itu. Dan kebetulan di jalan yang dilalui oleh pemuda itu,ada seorang rahib (pendeta)yang mengajar agama di rumahnya,maka singgahlah pemuda itu di majlis nya untuk mendengar kuliah yang disampaikan oleh rahib tadi,maka tertariklah ia dan merasa puas sehingga terlambat kedatangannya ketempat ahli sihir itu.kerana ia sering terlambat,maka akhirnya ahli sihir itu marah kemudian memukulnya.
si pemuda mengeluh dan mengadukan halnya kepada rahib. rahib berkata :" jika engkau takut dipukul oleh ahli sihir itu katakan bahawa aku ditahan oleh ibuku dan jika terlambat pulang,katakan kepada ibumu bahawa aku sedang ditahan oleh si ahli sihir itu."
Dengan menggunakan saranan2 dari rahib itu,maka keadaan pun menjadi baik,sehingga terjadi pada suatu hari ketika ia pergi untuk belajar ilmu ilmu tersebut,tiba2 di tengah jalan ada seekor binatang buas yang sangat besar,sehingga menyebabkan orang ramai berhenti tidak berani berjalan.Maka di situlah si pemuda itu berkata dalam hatinya:"Hari ini aku akan mengetahui ajaran tukang sihirkah yang lebih baik dan lebih unggul atau ajaran si rahib?."
" Ya Allah jika ajaran rahib lebih Engkau sukai daripada ajaran si tukang sihir ,maka bunuhlah binatang buas itu,agar tidak mengganggu orang yang berjalan di jalan ini."
Kemudian dilemparkanlah binatang itu dengan batu dan seketika itu juga matilah binatang itu,dan orang ramai dapat berjalan dengan aman kembali.
Dengan terjadinya kejadian yang menakjubkan ini si pemuda terus memberitahu si rahib. Lalu si rahib berkata : " Hai anakku ,engkau kini lebih utama daripadaku,dan rupa2nya ilmu2 yang engkau pelajari itu telah dapat engkau kuasai,tetapi ingat engkau nanti akan mendapat ujian." Demikian pesan si rahib kepada pemuda itu.
Dan betullah apa yang menjadi dugaan si rahib, pemuda itu mendapat kurnia dari Allah sehingga dapat menyembuhkan berbagai2 penyakit seperti buta,sopak dan lain2 lagi. Pada suatu ketika ,ada seorang sahabat raja sakit mata sehingga hampir menjadi buta.Kemudian datanglah teman raja itu tadi kepada pemuda itu dengan membawa berbagai macam hadiah. Teman raja itu berkata:" Hai anak muda , jika engkau dapat menyembuhkan penyakit ku ini akan ku hadiahkan apa2 sahaja yang menjadi keinginan mu." Jawab pemuda:" Aku tidak dapat menyembuhkan ,tetapi hanya Allah yang menyembuhkan,jika engkau percaya kepada Nya,maka aku akan mendoakan supaya akan menyembuhkan penyakitmu itu."
Maka segeralah teman raja itu percaya kepada Allah, kemudian di doakan oleh pemuda itu,dan seketika itu juga penyakit matanya kembali sembuh dan ia dapat melihat kembali seprti sedia kala.Melihat keadaan yang menghairankan itu,sang raja kemudian bertanya kepada sahabatnya :" Wahai sahabatku,siapakah yang menyembuhkan penyakitmu itu ?" Sahabatnya menjawab:" Tuhanku dan Tuhanmu ( Allah ).Mendengar jawapan dari temannya itu, sang raja menjadi marah lalu di siksa sahabatnya supaya kembali kepada agama raja itu.tetapi ia tetap tidak berubah imannya,dan raja itu terus menyiksa sehingga akhirnya memberitahu bahawa pemuda itu yang mengubatinya. Kemudia pemuda itu di panggil mengadap lalu ditanya:" Hai anakku ,sihirmu telah melampaui batas,sehingga mampu menyembuhkan sagala penyakit." Jawab pemuda itu :" Sesungguhnya aku tidak mampu menyembuhkan seseorangpun,akan tetapi hanya Allah yang menyembuhkan."
Si pemuda itu disiksa seperti sahabat raja tadi,sehinggalah akhirnya ia memberitahu bahawa si Rahib itu yang mengajarkannya. Dipanggil si rahib dan diperintah supaya meninggalkan agamanya.tetapi si rahib tetap dengan pendirian dan menolak perintah raja itu.Kemudian sang raja memerintahkan supaya kepal si rahib di gergaji sehingga terbelah dua. Kini tibalah giliran sahabat raja itu tadi,diperintahkan supaya meninggalkan agamanya.iapun menolak,dan akhirnya sahabat raja itu menerima nasib yang sama seperti si rahib tadi.
Kemudian giliran si pemuda itu pula,dan di perintahkan untuk meninggalkan agamanya.Pemuda itu pun menolak perintah sang raja.Maka sang raja memerintahkan kepada tenteranya supaya membawa pemuda itu ke atas bukit untuk di lemparkan ke bawah. Dan setalah ia sampai dipuncak bukit,si pemuda itu berdoa:
" Ya Tuhanku,hindarkanlah aku dari merbahaya mereka sekehendak Mu."
Tiba2 secara mendadak bukit itu bergerak ,sehingga jatuh semua askar raja itu.Dan pemuda itu kembali kepada sang raja. Raja bertanya:" Hai anak muda,kemana tentera yang membawa kamu?" Pemuda itu menjawab :" Allah telah menghindarkan aku dari kekejaman mereka,dan Tuhanlah yang membinasakan mereka."
Kemudian sang raja memerintahkan tenteranya untuk membawa pemuda itu ke tengah laut untuk di campakkan ke laut jika ia masih belum mahu menukar agamanya. Dan pemuda itupun berdoa kepada Allah :" Ya Tuhanku,hindarkanlah aku dari bahaya mereka sekehendak Mu."
Tiba2 perahu terbalik sehingga semua tentera raja itu tenggelam dan mati.Maka pemuda itu kembali kepada sang raja.
" Hai anak muda, kemanakah tentera beta?" Jawab pemuda itu :" Tuhan ku talah menghindarkan aku dari kekejaman mereka."
Selanjutnya pemuda itu berkata :" Hai raja, engkau tidak dapat membunuhku kecuali jika engkau menurut perintahku."
Sang raja bertanya :" Apa perintahmu?"
"Kumpulkan orang2 dalam suatu kawasan lapang, kemudian gantunglah aku di atas tiang,dan ambillah anak panah,serta letakkanlah pada busurnya,kemudian bacalah " BISMILLAHI RABBIL GHULAM" ( dengan nama Allah Tuhannya pemuda ini ),lalu lepaskan anak panah itu kearah ku.Bila engkau lakukan hal yang demikian nescaya dapatlah engkau membunuhku."
Maka segeralah sang raja mengumpul rakyatnya semua di suatu kawasan lapang yang luas,kemudian digantunglah pemuda itu dan di ambilnyaanak panah serta di letakkan pada busur seraya membaca " BISMILLAHI RABBIL GHULAM",lalu dilepaskan anak panah itu tapat kearah pemuda itu..kemudian pemuda itu pun mati. Tiba tiba serentak orang orang yang menghadiri kejadian itu berkata:" AMANA BI RABBIL GHULAM" ( kami beriman kepada Tuhannya pemuda itu ), sehingga kepercayaan kepada Allah merata pada semua lapisan rakyat.
Melihat keadaan itu sang raja menjadi semakin marah. Kemudian memerintahkan tenteranya supay membuat parit besar pada setiap persimpangan jalan,dan disitu dinyalakan api,dan siapa yang berjalan disitu di halang dan diperintahkan kembali kepada agamanya .Tetapi jika menolak akan di campakkan kedalam parit itu.
Setelah dilaksanakan hal yang demikian,maka ramailah yang telah dicampak ke dalam api dan ada seorang wanita yang sedang mengendong bayinya ketika diperintahkan untuk meninggalkan agamanya ia menolak kemudian pada waktu sang bayi itu di tarik untuk dilemparkan ke dalam api tiba2 ibunya menyerah kerana ia tidak sanggup melihat anaknya di bakar hidup hidup.Dengan tiba tiba sang bayi itu berkata kata: " Hai ibuku ,sabarlah,sesungguhnya kita berada didalam kebenaran."
-TAMAT-
Demikianlah cerita di atas,cerita yang mengambarkan tentang kesabaran dan ketabahan hati seorang pemuda di dalam mempertahankan iman dan kebenaran yang tiada tolok bandingnya,dan demikian juga seharusnya bagi setiap seorang mukmin yang benar2 percaya kepada Allah,dan iman belum dapat di akui oleh Allah sebelum mengalami berbagi2 ujian,kesungguhan dan kebenarannya. Firman Allah dalam hadis qudsi:
"HAI MALAIKAT , PERGILAH KAMU KEPADA HAMBAKU LALU TIMPALAH BERMACAM2 UJIAN KEPADANYA KERANA AKU INGIN MENDENGAR SUARANYA." ( di riwayatkan oleh IMAM THABRANI ).
Cerita ini dipetik dari KISAH KISAH LELAKI TELADAN.
|