| 05/06/2013 11:06 am |
 Administrator Senior Member

Regist.: 05/03/2013 Topics: 18 Posts: 2
 OFFLINE | Siap tidak siap, kurikulum 2013 akan mulai diterapkan padatahun ajaran mendatang. Dalam penerapannya, kurikulum baru tersebut menekankanperanan guru bimbingan konseling (BK) yang semakin tinggi.
Demikian diungkapkan Guru Besar Bimbingan dan KonselingUniversitas Negeri Semarang (Unnes) Mungin Eddy Wibowo dalam Seminar NasionalBimbingan dan Konseling besutan Jurusan BK Unnes, belum lama ini. Dia menyebut,tantangan yang harus segera diluruskan adalah seharusnya guru BK di sekolahmerupakan konselor yang mendidik, bukan dianggap sebagai “polisi sekolah” atau momok yang ditakuti oleh siswa.
“Peran guru BK dalam implemetasi kurikulum 2013 akan semakin penting. Pasalnya di tingkat SMA sederajat, penjurusan ditiadakan, diganti dengan kelompok peminatan,” kata Mungin, seperti disitat dari situs Unnes,Senin (6/5/2013).
Menurut Mungin, dengan diberlakukannya kelompok peminatan,maka guru BK memiliki tugas untuk memberikan pendampingan secara intensif kepada siswa. Diharapkan, siswa dapat memilih sesuai dengan kemampuan, bakat, serta minatnya.
“Dengan adanya program kelompok peminatan, maka peran dantugas guru BK semakin besar. Karena sejak awal masuk, siswa harus diarahkan sesuai dengan bakat, minat, dan kecenderungan pilihannya,” ujarnya.
sumber : okezone.com
Nah, sekarang pertanyaannya : siapkah guru BK melaksanakan peran yang sangat penting tersebut ?
????? |
|
|