| 05/04/2013 9:08 pm |
 Administrator Senior Member

Regist.: 05/03/2013 Topics: 18 Posts: 2
 OFFLINE | Dalam sebuah acara bertajuk 'Stand Up Education' yangdigelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Remma UPI di gedung LPPM kampus UPIJalan Setiabudhi, Selasa (30/4/2013), menghadirkan dua pembicara yakni timPengembang Kurikulum 2013, Prof Dr Said Hamid Hasan dan Sekjen Federasi GuruIndenpenden Indonesia (FGII) Iwan Hermawan.
Acara berlangsung seru karena di depan para mahasiswa hadirpembicara yang pro dan kontra terhadap kurilulum 2013. Mahasiswa pun bisalangsung berdiskusi dengan keduanya. Dalam diskusi tersebut, Iwan tetap menolakpelaksanaan kurikulum 2013 karena kurikulum tersebut terkesan terburu-buru.Selain itu, kurikulum sebelumnya tidak dilakukan evaluasi.
" Kami tetap menolak penyelenggaraan kurikulum 2013. Adabeberapa alasan kami menolak. Salah satunya, pelaksanaannya terlaluterburu-buru," kata Iwan.
Sementara, Prof Dr Said Hamid Hasan mengaku, kurikulumtersebut sudah berjalan dengan matang. Keseluruhannya sudah dilakukanberdasarkan uji publik. "Ini sudah sesuai dengan keinginan publik. Mohondibedakan antara uji publik dan sosialisasi," kata Hamid.
sumber
Satu bilang siap, lainnya bilang belum siap.
BAGAIMANA MENURUT ANDA ?  |
|
|