GENTA ROHANI > FORUM ANDA > PUISI KEBAJIKAN
HUANG YI SHANG DI 皇矣上帝 (247) (MAHA BESAR SHANG DI)
Page 1 / 1
HUANG YI SHANG DI 皇矣上帝 (247) (MAHA BESAR SHANG DI)
12/07/2011 7:19 am

Moderator
Junior Member


Regist.: 06/15/2011
Topics: 8
Posts: 1
OFFLINE
Maha Besar Shang Di Tuhan Khalik Semesta Alam,
Memandang dunia bawah ini dalam Kemaha MuliaanNya.
Memandang ke empat penjuru,
Mencari seseorang yang boleh menjadi sandaran rakyat.
Kedua dinasti yang mendahulu;
Telah gagal melaksanakan pemerintahan yang diridhoi;
Dipantau negeri di empat penjuru,
Diperiksa dan ditetapkan,
Seseorang yang Shang Di berkenan.
Kecewa terhadap berbagai negeri besar,
Dialihkan pandangan ke wilayah barat,
Pilihannya dijatuhkan kepada tempat kediaman kita (Raja Tai Wang).

(Raja Tai) bangkit dan memindahkan,
Batang-batang yang mati dan pohon-pohon yang roboh.
Dia membina dan membereskan,
Daerah semak-semak dan belukar.
Dia membuka dan membersihkan,
Dari Pohon Cheng 檉 dan Ju 椐 (tanaman pengganggu).
Menebang dan menipiskan,
Yang dipenuhi Pohon Zhe 柘 yang menggunung.
Tuhan (DI 帝) telah membawa pindah yang berkebajikan gemilang itu,
Gerombolan orang Chuan Yi 串 夷 melarikan diri.
TIAN membangunkan pembantu yang berjodoh kepadanya,
Menjadikannya menerima Firman dengan kokoh.

Tuhan memeriksa berbagai pegunungan,
Pohon Zuo 柞 (ek) dan Yu 棫 dibabat,
Jalan dibangun di antara pohon Song 松 dan Bo 柏.
Di situ DI (Tuhan) berkenan membangun negeri dan mengangkat penguasa yang pantas untuknya;
Sejak jaman Dai Bo 大 伯 dan Wang Ji 王 季 (Raja Ji).
Kini Raja Ji di hatinya penuh semangat persaudaraan.
Penuh semangat persaudaraan kepada kakaknya,
Ia tulus demi kejayaan negeri,
Mengemban wahyu yang gemilang (Zai Xi Zhi Guang 載 錫 之 光).
Menerima kemuliaan tanpa punah (Shou Lu Wu Sang 受 祿 無 喪).
Dimiliki keempat penjuru wilayah.

Demikianlah Baginda Wang Ji
Dikaruniai Tuhan kekuatan keadilan dalam hatinya,
Maka kemasyhuran kebajikannya diam-diam berkembang.
Kebajikannya sungguh gemilang;
Sungguh gemilang dan jarang tandingnya;
Mampu menjadi penguasa;
Untuk mengatur negeri besar;
Menjadikan semuanya tunduk, semuanya mengasihi.
Sampai kepada Raja Wen Wang,
Kebajikannya tiada yang mengecewakan.
Menerima berkah Tuhan (Di Zhi 帝 祉),
Berlanjut kepada keturunannya.

Tuhan bersabda kepada Raja Wen,
‘Janganlah seperti mereka yang menolak ini dan melekat kepada itu;
Janganlah seperti mereka yang memerintah demi yang disukai atau yang diinginkan’
Demikianlah ia naik ke tempat tinggi jauh dari mereka.
Rakyat Negeri Mi 密 tidak menghormat,
Berani melawan negeri kita yang besar,
Dan menyerbu Negeri Yuan 院, berlanjut ke Negeri Gong 共.
Sungguh baginda begitu marah,
Digerakkan bala tentara menghentikan serbuan musuh;
Mengokohkan kesejahteraan Negeri Zhou;
Tampil di dunia bawah langit.

Baginda diam di ibu kota;
Tetapi bala tentaranya bergerak ke perbatasan Negeri Yuan.
Mereka mendaki bukit-bukit tinggi kita,
Tidak membiarkan musuh menduduki bukit-bukit itu,
Bukit-bukit kita yang kecil maupun yang besar,
Tidak minum dari sumber-sumber kita,
Ditetapkan dataran yang paling baik.
Dan diam di sana di Selatan Gunung Ji 岐
Di tepi Sungai Wei 渭;
Dijadikan pusat negeri,
Baginda menjadi raja rakyat di bawah.

Tuhan bersabda kepada Raja Wen,
‘Aku berkahi Kebajikan yang bercahaya (Ming De),
Yang tidak besar suara dan rupa, (Lihat Zhong Yong XXXII : 6)
Tanpa berlebih atau berubah,
Tanpa sadar tanpa upaya,
Sudah menepati Hukum Tuhan.’
Tuhan bersabda kepada Raja Wen,
‘Ukurlah wilayah kekuatan musuh.
Bersama kakak dan adik-adikmu,
Siapkan tangga,
Dan siapkan Lin Chong 臨衝 (alat untuk melontar dan menjatuhkan batu),
Menggempur tembok Negeri Chong 崇.’

Lin Chong dikerjakan dengan tertib,
Menggempur tembok yang tinggi dan besar Negeri Chong;
Para tawanan dibawa satu persatu;
Dibawa dengan tertib telinga (yang dipotong) dari musuh yang terbunuh.
Dilakukan sembahyang kepada Tuhan, dan untuk para pahlawan,
Demikianlah semua menjadi tunduk;
Di empat penjuru tidak berani melecehkannya.
Lin Chong dikerjakan dengan baik,
Terhadap tembok Negeri Chong yang kuat;
Digempurnya sehingga habis kekuatannya;
Dimusnahkan kehadirannya
Dan di empat penjuru tiada yang melawannya.

Catatan:
Kidung ini bersifat menceritakan. Menggambarkan peristiwa kebangkitan Dinasti Zhou yang diberkati Tuhan, berkisah dari jaman Raja Tai, Huang Ji dan sampai Raja Wen. Di sini diungkapkan betapa iman mereka kepada Tuhan (DI /TIAN).
Quote   
Page 1 / 1
Login with Facebook to post
Preview