FORUM PENDIDIKAN INDONESIA > BIANGLALA > Humor Pendidikan
Bedanya Pendidikan Formal, In Formal dan Non Formal
Page 1 / 1
Bedanya Pendidikan Formal, In Formal dan Non Formal
05/05/2013 2:16 am

Administrator
Senior Member


Regist.: 05/03/2013
Topics: 18
Posts: 2
OFFLINE
Menurut tempat terjadinya proses pembelajaran, pedidikan dibedakan atas; pendidikan in formal, pendidikan non formal, pendidikan formal,pendidikan para normal, dan pendidikan para peramal. Dan yang paling berbahay aadalah pendidikan tidak normal. Apa itu pendidikan tidak nomal ? yaitu pendidikan yang tidak jelas sekolahnya tapi ada ijazahnya. Tidak jelas kapan kualiahnya, tapi ada gelar di belakang namanya.


Terus apa bedanya pendidikan In Formal, Non Formal, danFormal di Negara kita ? Perbedaannya sangat jelas yaitu satu kata di depannya;yaitu In, Non dan tidak pakai kata depan. Kasihkan si formal, dia hanyasendirian, tidak pakai kata depan. Dan persamaannya pun sangat jelas, yaitu ketiga jenis pendidikan itu sama-sama tidak dijamin kualitasnya.

Pendidikan in formal, adalah pendidikan yang dilaksanakan dilingkungan keluarga, sejak bayi sampai ia masuk sekolah. Bahasa yang digunakanadalah bahasa ibu, karena guru yang paling sering mendidiknya adalah ibu. Dalamjejang pendidikan in formal ini adalah sepenuhnya merupakan proses meniru untukmengenal segala hal yang ada di sekitarnya. Kalau ibunya sholeh maka insyaallahanaknya jadi solehah. Kalau ibunya Mariam anaknya Mariamah. Kalau ibunya Mumunanaknya jadi muntah.

Pendidikan Non Formal, adalah jenis pendidikan yang berlangsung di tengah-tengah masyarakat, yang dikelola oleh anggota masyarakat,seperti kursus-kursus, majlis ta’lim, pesantren tradisional, PAUD danlain-lainnya. Mudah-mudahan pendidikan Non Fomal tidak ikut dengan maknakatanya, karena Non itu artinya tidak dan Formal artinya resmi, jadi pendidikannon formal sama dengan pendidikan yang tidak resmi. Tidak resmi artinya illegal, illegal artinya dilarang, dilarang artinya haram, loch masa pendidikan non formal jadi pendidikan haram. Salah dong yah…?

Pendidikan formal adalah pendidikan berjenjang yang berbentuk lembaga-lembaga pendidikan dari tingkat SD/MI, SMP/MTs,SMA/SMK/Aliyah, dan Perguruan Tinggi baik swasta maupun negeri. Pendidikan formal ini lah jenjang pendidikan yang selalu penuh dengan permasalahan, baik dari penyelenggaraannya, pengadaan guru, kesejahteraan guru, sarana danprasarana, sampai pada masalah sengketa tanah tempat sekolah itu didirikan. Banyak gedung sekolah yang terpaksa harus dibongkar, karena tanahnya digugat sang pemiliknya. Terus muridnya harus kemana…?

Pendidikan formal merupakan jenjang pendidikan yang paling popular di kalangan masyarakat Indonesia. Bagi yang ekonomi keluarganya kelas tinggi, maka akan mencari sekolah yang biayanya tinggi, kualitasnya tinggi,bahkan gedungnya juga tingg-tinggi. Bagi keluarga yang kesejehateraannya menengah, maka ia akan mencari sekolah yang biayanya menengah, kualitasnyamenengah, dan gedungnya cuman setengah. Bagi keluarga yang ekonominya rendah,akan masuk ke sekolah yang biayanya rendah, kualitasnya rendah, gedungnya berada di tempat yang rendah, sehingga kalau hujan hanyut entah kemana terbawa arus banjir.

Menurut buku Tatang Sutarma (kata Sule), yang ditulis tanpa sengaja dengan tulis tangan di halaman tigapuluh empat koma lima setengah, wajah pendidikan Indonesia sama dengan wajah selebritis, dipoles setebalmungkin untuk menutupi kekurangan, yang penting nampak cantik/indah saat dibidik kamera.

Penulis : Rudi, seorang guru SDN Bogor, sumber : Kompasiana.com
Quote   
Page 1 / 1
Login with Facebook to post
Preview